Instrumen Penilaian Mandiri
LEMBAR KERJA PENILAIAN MANDIRI AKUNTABILITAS KINERJA |
|||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| No | Komponen | Bobot | Unit/Satker | Catatan | Dokumen | ||||
| Jawaban | Nilai | ||||||||
| 1 | PERENCANAAN KINERJA | 30 | 30 | ||||||
| 1.a | Dokumen Perencanaan Kinerja Telah Tersedia | 6 | 4.8 | ||||||
| Kriteria | |||||||||
| 1 | Terdapat pedoman teknis perencanaan kinerja. | ||||||||
| 2 | Terdapat dokumen perencanaan kinerja jangka panjang. | ||||||||
| 3 | Terdapat dokumen perencanaan kinerja jangka menengah. | ||||||||
| 4 | Terdapat dokumen perencanaan kinerja jangka pendek. | ||||||||
| 5 | Terdapat dokumen perencanaan aktivitas yang mendukung kinerja | ||||||||
| 6 | Terdapat dokumen perencanaan anggaran yang mendukung kinerja. | ||||||||
| 1.b | Dokumen Perencanaan kinerja telah memenuhi standar yang baik, yaitu untuk mencapai hasil, dengan ukuran kinerja yang SMART, menggunakan penyelarasan (cascading) disetiap level secara logis, serta memperhatikan kinerja bidang lain (crosscutting) | 9 | 6.3 | ||||||
| Kriteria | |||||||||
| 1 | Dokumen Perencanaan Kinerja telah diformalkan. | ||||||||
| 2 | Dokumen Perencanaan Kinerja telah dipublikasikan tepat waktu. | ||||||||
| 3 | Dokumen Perencanaan Kinerja telah menggambarkan Kebutuhan atas Kinerja sebenarnya yang perlu dicapai. | ||||||||
| 4 | Kualitas Rumusan Hasil (Tujuan/Sasaran) telah jelas menggambarkan kondisi kinerja yang akan dicapai. | ||||||||
| 5 | Ukuran Keberhasilan (Indikator Kinerja) telah memenuhi kriteria SMART. | ||||||||
| 6 | Indikator Kinerja Utama (IKU) telah menggambarkan kondisi Kinerja Utama yang harus dicapai, tertuang secara berkelanjutan (sustainable - tidak sering diganti dalam 1 periode Perencanaan Strategis). | ||||||||
| 7 | Target yang ditetapkan dalam Perencanaan Kinerja dapat dicapai (achievable), menantang, dan realistis. | ||||||||
| 8 | Setiap Dokumen Perencanaan Kinerja menggambarkan hubungan yang berkesinambungan, serta selaras antara Kondisi/Hasil yang akan dicapai di setiap LEVEL jabatan (Cascading). | ||||||||
| 9 | Perencanaan kinerja dapat memberikan informasi tentang hubungan kinerja, strategi, kebijakan, bahkan aktivitas antar bidang/dengan tugas dan fungsi lain yang berkaitan (Crosscutting). | ||||||||
| 10 | Setiap unit/satuan kerja merumuskan dan menetapkan Perencanaan Kinerja. | ||||||||
| 11 | Setiap pegawai merumuskan dan menetapkan Perencanaan Kinerja. | ||||||||
| 1.c | Perencanaan Kinerja telah dimanfaatkan untuk mewujudkan hasil yang berkesinambungan | 15 | 15 | ||||||
| Kriteria | |||||||||
| 1 | Anggaran yang ditetapkan telah mengacu pada Kinerja yang ingin dicapai. | ||||||||
| 2 | Aktivitas yang dilaksanakan telah mendukung Kinerja yang ingin dicapai. | ||||||||
| 3 | Target yang ditetapkan dalam Perencanaan Kinerja telah dicapai dengan baik, atau setidaknya masih on the right track. | ||||||||
| 4 | Rencana aksi kinerja dapat berjalan dinamis karena capaian kinerja selalu dipantau secara berkala. | ||||||||
| 5 | Terdapat perbaikan/penyempurnaan Dokumen Perencanaan Kinerja yang ditetapkan dari hasil analisis perbaikan kinerja sebelumnya. | ||||||||
| 6 | Terdapat perbaikan/penyempurnaan Dokumen Perencanaan Kinerja dalam mewujudkan kondisi/hasil yang lebih baik. | ||||||||
| 7 | Setiap unit/satuan kerja memahami dan peduli, serta berkomitmen dalam mencapai kinerja yang telah direncanakan. | ||||||||
| 8 | Setiap Pegawai memahami dan peduli, serta berkomitmen dalam mencapai kinerja yang telah direncanakan. | ||||||||
| 2 | PENGUKURAN KINERJA | 30 | 30 | ||||||
| 2.a | Pengukuran Kinerja telah dilakukan | 6 | 5.4 | ||||||
| Kriteria | |||||||||
| 1 | Terdapat pedoman teknis pengukuran kinerja dan pengumpulan data kinerja. | ||||||||
| 2 | Terdapat Definisi Operasional yang jelas atas kinerja dan cara mengukur indikator kinerja. | ||||||||
| 3 | Terdapat mekanisme yang jelas terhadap pengumpulan data kinerja yang dapat diandalkan. | ||||||||
| 2.b | Pengukuran Kinerja telah menjadi kebutuhan dalam mewujudkan Kinerja secara Efektif dan Efisien dan telah dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan | 9 | |||||||
| Kriteria | |||||||||
| 1 | Pimpinan selalu teribat sebagai pengambil keputusan (Decision Maker) dalam mengukur capaian kinerja. | ||||||||
| 2 | Data kinerja yang dikumpulkan telah relevan untuk mengukur capaian kinerja yang diharapkan | ||||||||
| 3 | Data kinerja yang dikumpulkan telah mendukung capaian kinerja yang diharapkan. | ||||||||
| 4 | Pengukuran kinerja telah dilakukan secara berkala. | ||||||||
| 5 | Setiap level organisasi melakukan pemantauan atas pengukuran capaian kinerja unit dibawahnya secara berjenjang | ||||||||
| 6 | Pengumpulan data kinerja telah memanfaatkan Teknologi Informasi (Aplikasi) | ||||||||
| 7 | Pengukuran capaian kinerja telah memanfaatkan Teknologi Informasi (Aplikasi) | ||||||||
| 2.c | Pengukuran Kinerja telah dijadikan dasar dalam pemberian Reward dan Punishment, serta penyesuaian strategi dalam mencapai kinerja yang efektif dan efisien | 15 | |||||||
| Kriteria | |||||||||
| 1 | Pengukuran Kinerja telah menjadi dasar dalam penyesuaian (pemberian/pengurangan) tunjangan kinerja/penghasilan. | ||||||||
| 2 | Pengukuran Kinerja telah menjadi dasar dalam penempatan/penghapusan Jabatan baik struktural maupun fungsional. | ||||||||
| 3 | Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian (Refocusing) Organisasi. | ||||||||
| 4 | Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Strategi dalam mencapai kinerja. | ||||||||
| 5 | Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Kebijakan dalam mencapai kinerja. | ||||||||
| 6 | Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Aktivitas dalam mencapai kinerja. | ||||||||
| 7 | Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Anggaran dalam mencapai kinerja. | ||||||||
| 8 | Terdapat efisiensi atas penggunaan anggaran dalam mencapai kinerja. | ||||||||
| 9 | Setiap unit/satuan kerja memahami dan peduli atas hasil pengukuran kinerja. | ||||||||
| 10 | Setiap pegawai memahami dan peduli atas hasil pengukuran kinerja. | ||||||||
| 3 | PELAPORAN KINERJA | 15 | 15 | ||||||
| 3.a | Terdapat Dokumen Laporan yang menggambarkan Kinerja | 3 | |||||||
| Kriteria | |||||||||
| 1 | Dokumen Laporan Kinerja telah disusun. | ||||||||
| 2 | Dokumen Laporan Kinerja telah disusun secara berkala | ||||||||
| 3 | Dokumen Laporan Kinerja telah diformalkan. | ||||||||
| 4 | Dokumen Laporan Kinerja telah direviu. | ||||||||
| 5 | Dokumen Laporan Kinerja telah dipublikasikan | ||||||||
| 6 | Dokumen Laporan Kinerja telah disampaikan tepat waktu. | ||||||||
| 3.b | Dokumen Laporan Kinerja telah memenuhi Standar menggambarkan Kualitas atas Pencapaian Kinerja, informasi keberhasilan/kegagalan kinerja serta upaya perbaikan/penyempurnaannya | 4.5 | |||||||
| Kriteria | |||||||||
| 1 | Dokumen Laporan Kinerja disusun secara berkualitas sesuai dengan standar. | ||||||||
| 2 | Dokumen Laporan Kinerja telah mengungkap seluruh informasi tentang pencapaian kinerja. | ||||||||
| 3 | Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan target tahunan. | ||||||||
| 4 | Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan target jangka menengah. | ||||||||
| 5 | Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan realisasi kinerja tahun-tahun sebelumnya. | ||||||||
| 6 | Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan realiasi kinerja di level nasional/internasional (Benchmark Kinerja). | ||||||||
| 7 | Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan kualitas atas capaian kinerja beserta upaya nyata dan/atau hambatannya. | ||||||||
| 8 | Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan efisiensi atas penggunaan sumber daya dalam mencapai kinerja. | ||||||||
| 9 | Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan upaya perbaikan dan penyempurnaan kinerja ke depan (Rekomendasi perbaikan kinerja). | ||||||||
| 3.c | Pelaporan Kinerja telah memberikan dampak yang besar dalam penyesuaian strategi/kebijakan dalam mencapai kinerja berikutnya | 7.5 | |||||||
| Kriteria | |||||||||
| 1 | Informasi dalam laporan kinerja selalu menjadi perhatian utama pimpinan (Bertanggung Jawab). | ||||||||
| 2 | Penyajian informasi dalam laporan kinerja menjadi kepedulian seluruh pegawai. | ||||||||
| 3 | Informasi dalam laporan kinerja berkala telah digunakan dalam penyesuaian aktivitas untuk mencapai kinerja. | ||||||||
| 4 | Informasi dalam laporan kinerja berkala telah digunakan dalam penyesuaian penggunaan anggaran untuk mencapai kinerja. | ||||||||
| 5 | Informasi dalam laporan kinerja telah digunakan dalam evaluasi pencapaian keberhasilan kinerja. | ||||||||
| 6 | Informasi dalam laporan kinerja telah digunakan dalam penyesuaian perencanaan kinerja yang akan dihadapi berikutnya. | ||||||||
| 7 | Informasi dalam laporan kinerja selalu mempengaruhi perubahan budaya kinerja organisasi. | ||||||||
| 4 | EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INTERNAL | 25 | 25 | ||||||
| 4.a | Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan | 5 | |||||||
| Kriteria | |||||||||
| 1 | Terdapat pedoman teknis Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal. | ||||||||
| 2 | Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan pada seluruh unit kerja/perangkat daerah. | ||||||||
| 3 | Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan secara berjenjang. | ||||||||
| 4.b | Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan secara berkualitas dengan Sumber Daya yang memadai | 7.5 | |||||||
| Kriteria | |||||||||
| 1 | Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan sesuai standar. | ||||||||
| 2 | Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan oleh SDM yang memadai. | ||||||||
| 3 | Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan dengan pendalaman yang memadai. | ||||||||
| 4 | Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan pada seluruh unit kerja/perangkat daerah. | ||||||||
| 5 | Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan menggunakan Teknologi Informasi (Aplikasi). | ||||||||
| 4.c | Implementasi SAKIP telah meningkat karena evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal sehingga memberikan kesan yang nyata (dampak) dalam efektifitas dan efisiensi Kinerja | 12.5 | |||||||
| Kriteria | |||||||||
| 1 | Seluruh rekomendasi atas hasil evaluasi akuntablitas kinerja internal telah ditindaklanjuti. | ||||||||
| 2 | Telah terjadi peningkatan implementasi SAKIP dengan melaksanakan tindak lanjut atas rerkomendasi hasil evaluasi akuntablitas Kinerja internal. | ||||||||
| 3 | Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dimanfaatkan untuk perbaikan dan peningkatan akuntabilitas kinerja. | ||||||||
| 4 | Hasil dari Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dimanfaatkan dalam mendukung efektifitas dan efisiensi kinerja. | ||||||||
| 5 | Telah terjadi perbaikan dan peningkatan kinerja dengan memanfaatkan hasil evaluasi akuntablitas kinerja internal. | ||||||||
| Total | 31.5 | ||||||||
| Nilai | C |
||||||||