LEMBAR KERJA PENILAIAN MANDIRI AKUNTABILITAS KINERJA
PENGADILAN NEGERI TEMBILAHAN 2023

No Komponen Bobot Unit/Satker Catatan Dokumen
Jawaban Nilai
1 PERENCANAAN KINERJA 30 24.6
a Dokumen Perencanaan kinerja telah tersedia 6 5.4 0 0
Kriteria
1 Terdapat pedoman teknis perencanaan kinerja.


  Peraturan dan Pedoman   
2 Terdapat dokumen perencanaan kinerja jangka panjang.


  Perencanaan Kinerja Jangka Panjang   
3 Terdapat dokumen perencanaan kinerja jangka menengah.


  Perencanaan Kinerja Jangka Menengah   
4 Terdapat dokumen perencanaan kinerja jangka pendek.


  Perencanaan Kinerja Jangka Pendek   
5 Terdapat dokumen perencanaan aktivitas yang mendukung kinerja.


  Perencanaan Aktivitas yang mendukung Kinerja   
6 Terdapat dokumen perencanaan anggaran yang mendukung kinerja.


  Perencanaan Angaran yang mendukung Kinerja   
b Dokumen Perencanaan kinerja telah memenuhi standar yang baik, yaitu untuk mencapai hasil, dengan ukuran kinerja yang SMART, menggunakan penyelarasan (cascading) disetiap level secara logis, serta memperhatikan kinerja bidang lain (crosscutting) 9 7.2 0 0
Kriteria
1 Dokumen Perencanaan Kinerja telah diformalkan.


  Perencanaan Kinerja yang diformalkan   
2 Dokumen Perencanaan Kinerja telah dipublikasikan tepat waktu.


  Perencanaan Kinerja dipublikasikan tepat waktu   
3 Dokumen Perencanaan Kinerja telah menggambarkan Kebutuhan atas Kinerja sebenarnya yang perlu dicapai.


  Perencanaan Kinerja menggambarkan Kebutuhan yang ingin dicapai   
4 Kualitas Rumusan Hasil (Tujuan/Sasaran) telah jelas menggambarkan kondisi kinerja yang akan dicapai.


  Rumusan Hasil   
5 Ukuran Keberhasilan (Indikator Kinerja) telah memenuhi kriteria SMART.


  Ukuran Keberhasilan   
6 Indikator Kinerja Utama (IKU) telah menggambarkan kondisi Kinerja Utama yang harus dicapai, tertuang secara berkelanjutan (sustainable - tidak sering diganti dalam 1 periode Perencanaan Strategis).


  IKU   
7 Target yang ditetapkan dalam Perencanaan Kinerja dapat dicapai (achievable), menantang, dan realistis.


  Target Dapat dicapai   
8 Setiap Dokumen Perencanaan Kinerja menggambarkan hubungan yang berkesinambungan, serta selaras antara Kondisi/Hasil yang akan dicapai di setiap level jabatan (Cascading).


  Cascading   
9 Perencanaan kinerja dapat memberikan informasi tentang hubungan kinerja, strategi, kebijakan, bahkan aktivitas antar bidang/dengan tugas dan fungsi lain yang berkaitan (Crosscutting).


  Crosscutting   
10 Setiap unit/satuan kerja merumuskan dan menetapkan Perencanaan Kinerja.


  Perumusan Perencanaan Kinerja   
11 Setiap pegawai merumuskan dan menetapkan Perencanaan Kinerja.


  Perencanaan Kinerja pegawai   
c Perencanaan Kinerja telah dimanfaatkan untuk mewujudkan hasil yang berkesinambungan 15 12 0 0
Kriteria
1 Anggaran yang ditetapkan telah mengacu pada Kinerja yang ingin dicapai.


  RKAKL   
2 Aktivitas yang dilaksanakan telah mendukung Kinerja yang ingin dicapai.


  SOP Perbagian   
3 Target yang ditetapkan dalam Perencanaan Kinerja telah dicapai dengan baik, atau setidaknya masih on the right track.


  Realisasi Anggaran   
4 Rencana aksi kinerja dapat berjalan dinamis karena capaian kinerja selalu dipantau secara berkala.


  Kinerja dipantau secara berkala   
5 Terdapat perbaikan/penyempurnaan Dokumen Perencanaan Kinerja yang ditetapkan dari hasil analisis perbaikan kinerja sebelumnya.


  Perbaikan Dokumen Rencana Kinerja   
6 Terdapat perbaikan/penyempurnaan Dokumen Perencanaan Kinerja dalam mewujudkan kondisi/hasil yang lebih baik.


  Perbaikan rencana kinerja   
7 Setiap unit/satuan kerja memahami dan peduli, serta berkomitmen dalam mencapai kinerja yang telah direncanakan.


  Satuan kerja berkomitmen melaksanakan rencana   
8 Setiap Pegawai memahami dan peduli, serta berkomitmen dalam mencapai kinerja yang telah direncanakan.


  Pegawai berkomitmen melaksanakan kinerja yang direncanakan   
2 PENGUKURAN KINERJA 30 24.6
a Pengukuran Kinerja telah dilakukan 6 5.4 0 0
Kriteria
1 Terdapat pedoman teknis pengukuran kinerja dan pengumpulan data kinerja.


  Pedoman pengumpulan data kinerja   
2 Terdapat Definisi Operasional yang jelas atas kinerja dan cara mengukur indikator kinerja.


  Definsi operasional yang jelas   
3 Terdapat mekanisme yang jelas terhadap pengumpulan data kinerja yang dapat diandalkan.


  Mekanisme Pengumpulan Data kinerja   
b Pengukuran Kinerja telah menjadi kebutuhan dalam mewujudkan Kinerja secara Efektif dan Efisien dan telah dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan 9 7.2 0 0
Kriteria
1 Pimpinan selalu teribat sebagai pengambil keputusan (Decision Maker) dalam mengukur capaian kinerja.


  Pimpinan Terlibat dalam mengukur Capaian Kinerja   
2 Data kinerja yang dikumpulkan telah relevan untuk mengukur capaian kinerja yang diharapkan.


  Data kinerja yang dikumpulkan relevan   
3 Data kinerja yang dikumpulkan telah mendukung capaian kinerja yang diharapkan.


   data kinerja mendukung capaian kinerja   
4 Pengukuran kinerja telah dilakukan secara berkala.


  Pengukuran kinerja dilakukan secara berkala   
5 Setiap level organisasi melakukan pemantauan atas pengukuran capaian kinerja unit dibawahnya secara berjenjang.


  Pemantauan Kinerja berjenjang   
6 Pengumpulan data kinerja telah memanfaatkan Teknologi Informasi (Aplikasi).


  Pengumpulan data menggunakan aplikasi   
7 Pengukuran capaian kinerja telah memanfaatkan Teknologi Informasi (Aplikasi).


  Pengukuran kinerja menggunakan aplikasi   
c Pengukuran Kinerja telah dijadikan dasar dalam pemberian Reward dan Punishment, serta penyesuaian strategi dalam mencapai kinerja yang efektif dan efisien 15 12 0 0
Kriteria
1 Pengukuran Kinerja telah menjadi dasar dalam penyesuaian (pemberian/pengurangan) tunjangan kinerja/penghasilan.


  Pengukuran kinerja menjadi dasar tunjangan kinerja   
2 Pengukuran Kinerja telah menjadi dasar dalam penempatan/penghapusan Jabatan baik struktural maupun fungsional.


  Pengukuran Kinerja menjadi dasar penentuan jabatan   
3 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian (Refocusing) Organisasi.


  Pengukuran kinerja mempengaruhi penyesuaian organisasi   
4 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Strategi dalam mencapai kinerja.


  pengukuran kinerja mempengaruhi penyesuaian strategi organisasi   
5 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Kebijakan dalam mencapai kinerja.


  Pengukuran kinerja mempengaruhi penyesuaian kebijakan organisasi   
6 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Aktivitas dalam mencapai kinerja.


  pengukuran kinerja mempengaruhi aktivitas mencapai kinerja   
7 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Anggaran dalam mencapai kinerja.


  pengukuran kinerja mempengaruhi anggaran dalam mencapai kinerja   
8 Terdapat efisiensi atas penggunaan anggaran dalam mencapai kinerja.


  Efisiensi penggunaan anggaran dalam mencapai kinerja   
9 Setiap unit/satuan kerja memahami dan peduli atas hasil pengukuran kinerja.


  Setiap unit kerna peduli atas hasil pengukuran kinerja   
10 Setiap pegawai memahami dan peduli atas hasil pengukuran kinerja.


  Setiap pegawai peduli atas hasil pengukuran kinerja   
3 PELAPORAN KINERJA 15 12.3
a Terdapat Dokumen Laporan yang menggambarkan Kinerja 3 2.7 0 0
Kriteria
1 Dokumen Laporan Kinerja telah disusun.


  Laporan Kinerja telah disusun   
2 Dokumen Laporan Kinerja telah disusun secara berkala.


  Laporan kinerja telah disusun secara berkala   
3 Dokumen Laporan Kinerja telah diformalkan.


  Laporan kinerja telah diformalkan   
4 Dokumen Laporan Kinerja telah direview.


  laporan telah direviu   
5 Dokumen Laporan Kinerja telah dipublikasikan.


  Laporan kinerja telah dipublikasikan   
6 Dokumen Laporan Kinerja telah disampaikan tepat waktu.


  LAporan kinerja telah disampaikan tepat waktu   
b Dokumen Laporan Kinerja telah memenuhi Standar menggambarkan Kualitas atas Pencapaian Kinerja, informasi keberhasilan/kegagalan kinerja serta upaya perbaikan/penyempurnaannya 4.5 3.6 0 0
Kriteria
1 Dokumen Laporan Kinerja disusun secara berkualitas sesuai dengan standar.


  Laporan kinerja disusun sesuai standar   
2 Dokumen Laporan Kinerja telah mengungkap seluruh informasi tentang pencapaian kinerja.


  Laporan kinerja mengungkap seluruh informasi pencapaian kinerja   
3 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan target tahunan.


  Laporan kinerja menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan target tahunan   
4 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan target jangka menengah.


  Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan target jangka menengah.   
5 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan realisasi kinerja tahun-tahun sebelumnya.


  perbandingan realisasi kinerja dengan realisasi kinerja tahun-tahun sebelumnya   
6 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan realiasi kinerja di level nasional/internasional (Benchmark Kinerja).


  perbandingan realisasi kinerja dengan realiasi kinerja di level nasional/internasional (Benchmark Kinerja)   
7 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan kualitas atas capaian kinerja beserta upaya nyata dan/atau hambatannya.


  kualitas atas capaian kinerja beserta upaya nyata dan/atau hambatannya   
8 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan efisiensi atas penggunaan sumber daya dalam mencapai kinerja.


  efisiensi atas penggunaan sumber daya dalam mencapai kinerja   
9 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan upaya perbaikan dan penyempurnaan kinerja ke depan (Rekomendasi perbaikan kinerja).


  upaya perbaikan dan penyempurnaan kinerja ke depan (Rekomendasi perbaikan kinerja)   
c Pelaporan Kinerja telah memberikan dampak yang besar dalam penyesuaian strategi/kebijakan dalam mencapai kinerja berikutnya 7.5 6 0 0
Kriteria
1 Informasi dalam laporan kinerja selalu menjadi perhatian utama pimpinan (Bertanggung Jawab).


   Informasi dalam laporan kinerja selalu menjadi perhatian utama pimpinan   
2 Penyajian informasi dalam laporan kinerja menjadi kepedulian seluruh pegawai.


  Penyajian informasi dalam laporan kinerja menjadi kepedulian seluruh pegawai   
3 Informasi dalam laporan kinerja berkala telah digunakan dalam penyesuaian aktivitas untuk mencapai kinerja.


  Informasi dalam laporan kinerja berkala telah digunakan dalam penyesuaian aktivitas untuk mencapai kinerja   
4 Informasi dalam laporan kinerja berkala telah digunakan dalam penyesuaian penggunaan anggaran untuk mencapai kinerja.


  Informasi dalam laporan kinerja berkala telah digunakan dalam penyesuaian penggunaan anggaran untuk mencapai kinerja   
5 Informasi dalam laporan kinerja telah digunakan dalam evaluasi pencapaian keberhasilan kinerja.


  Informasi dalam laporan kinerja telah digunakan dalam evaluasi pencapaian keberhasilan kinerja   
6 Informasi dalam laporan kinerja telah digunakan dalam penyesuaian perencanaan kinerja yang akan dihadapi berikutnya.


  Informasi dalam laporan kinerja telah digunakan dalam penyesuaian perencanaan kinerja yang akan dihadapi berikutnya.   
7 Informasi dalam laporan kinerja selalu mempengaruhi perubahan budaya kinerja organisasi.


   Informasi dalam laporan kinerja selalu mempengaruhi perubahan budaya kinerja organisasi.   
4 EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INTERNAL 25 20.5
a Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan 5 4.5 0 0
Kriteria
1 Terdapat pedoman teknis Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal.


  Terdapat pedoman teknis Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal   
2 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan pada seluruh unit kerja/perangkat daerah.


   Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan pada seluruh unit kerja/perangkat daerah   
3 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan secara berjenjang.


  Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan secara berjenjang   
b Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan secara berkualitas dengan Sumber Daya yang memadai 7.5 6 0 0
Kriteria
1 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan sesuai standar.


  Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan sesuai standar   
2 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan oleh SDM yang memadai.


   Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan oleh SDM yang memadai   
3 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan dengan pendalaman yang memadai.


  Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan dengan pendalaman yang memadai   
4 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan pada seluruh unit kerja/perangkat daerah.


  Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan pada seluruh unit kerja/perangkat daerah   
5 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan menggunakan Teknologi Informasi (Aplikasi).


   Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan menggunakan Teknologi Informasi (Aplikasi)   
c Implementasi SAKIP telah meningkat karena evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal sehingga memberikan kesan yang nyata (dampak) dalam efektifitas dan efisiensi Kinerja 12.5 10 0 0
Kriteria
1 Seluruh rekomendasi atas hasil evaluasi akuntablitas kinerja internal telah ditindaklanjuti.


  Seluruh rekomendasi atas hasil evaluasi akuntablitas kinerja internal telah ditindaklanjuti   
2 Telah terjadi peningkatan implementasi SAKIP dengan melaksanakan tindak lanjut atas rerkomendasi hasil evaluasi akuntablitas Kinerja internal.


  Telah terjadi peningkatan implementasi SAKIP dengan melaksanakan tindak lanjut atas rekomendasi hasil evaluasi akuntablitas Kinerja internal   
3 Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dimanfaatkan untuk perbaikan dan peningkatan akuntabilitas kinerja.


  Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dimanfaatkan untuk perbaikan dan peningkatan akuntabilitas kinerja.   
4 Hasil dari Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dimanfaatkan dalam mendukung efektifitas dan efisiensi kinerja.


  Hasil dari Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dimanfaatkan dalam mendukung efektifitas dan efisiensi kinerja.   
5 Telah terjadi perbaikan dan peningkatan kinerja dengan memanfaatkan hasil evaluasi akuntablitas kinerja internal.


  Telah terjadi perbaikan dan peningkatan kinerja dengan memanfaatkan hasil evaluasi akuntablitas kinerja internal.   
5 PERENCANAAN KINERJA 30 0
a Dokumen Perencanaan kinerja telah tersedia 6 5.4 0 0
Kriteria
1 Terdapat pedoman teknis perencanaan kinerja.


  Peraturan dan Pedoman   
2 Terdapat dokumen perencanaan kinerja jangka panjang.


  Perencanaan Kinerja Jangka Panjang   
3 Terdapat dokumen perencanaan kinerja jangka menengah.


  Perencanaan Kinerja Jangka Menengah   
4 Terdapat dokumen perencanaan kinerja jangka pendek.


  Perencanaan Kinerja Jangka Pendek   
5 Terdapat dokumen perencanaan aktivitas yang mendukung kinerja.


  Perencanaan Aktivitas yang mendukung Kinerja   
6 Terdapat dokumen perencanaan anggaran yang mendukung kinerja.


  Perencanaan Angaran yang mendukung Kinerja   
b Dokumen Perencanaan kinerja telah memenuhi standar yang baik, yaitu untuk mencapai hasil, dengan ukuran kinerja yang SMART, menggunakan penyelarasan (cascading) disetiap level secara logis, serta memperhatikan kinerja bidang lain (crosscutting) 9 7.2 0 0
Kriteria
1 Dokumen Perencanaan Kinerja telah diformalkan.


  Perencanaan Kinerja yang diformalkan   
2 Dokumen Perencanaan Kinerja telah dipublikasikan tepat waktu.


  Perencanaan Kinerja dipublikasikan tepat waktu   
3 Dokumen Perencanaan Kinerja telah menggambarkan Kebutuhan atas Kinerja sebenarnya yang perlu dicapai.


  Perencanaan Kinerja menggambarkan Kebutuhan yang ingin dicapai   
4 Kualitas Rumusan Hasil (Tujuan/Sasaran) telah jelas menggambarkan kondisi kinerja yang akan dicapai.


  Rumusan Hasil   
5 Ukuran Keberhasilan (Indikator Kinerja) telah memenuhi kriteria SMART.


  Ukuran Keberhasilan   
6 Indikator Kinerja Utama (IKU) telah menggambarkan kondisi Kinerja Utama yang harus dicapai, tertuang secara berkelanjutan (sustainable - tidak sering diganti dalam 1 periode Perencanaan Strategis).


  IKU   
7 Target yang ditetapkan dalam Perencanaan Kinerja dapat dicapai (achievable), menantang, dan realistis.


  Target Dapat dicapai   
8 Setiap Dokumen Perencanaan Kinerja menggambarkan hubungan yang berkesinambungan, serta selaras antara Kondisi/Hasil yang akan dicapai di setiap level jabatan (Cascading).


  Cascading   
9 Perencanaan kinerja dapat memberikan informasi tentang hubungan kinerja, strategi, kebijakan, bahkan aktivitas antar bidang/dengan tugas dan fungsi lain yang berkaitan (Crosscutting).


  Crosscutting   
10 Setiap unit/satuan kerja merumuskan dan menetapkan Perencanaan Kinerja.


  Perumusan Perencanaan Kinerja   
11 Setiap pegawai merumuskan dan menetapkan Perencanaan Kinerja.


  Perencanaan Kinerja pegawai   
c Perencanaan Kinerja telah dimanfaatkan untuk mewujudkan hasil yang berkesinambungan 15 12 0 0
Kriteria
1 Anggaran yang ditetapkan telah mengacu pada Kinerja yang ingin dicapai.


  RKAKL   
2 Aktivitas yang dilaksanakan telah mendukung Kinerja yang ingin dicapai.


  SOP Perbagian   
3 Target yang ditetapkan dalam Perencanaan Kinerja telah dicapai dengan baik, atau setidaknya masih on the right track.


  Realisasi Anggaran   
4 Rencana aksi kinerja dapat berjalan dinamis karena capaian kinerja selalu dipantau secara berkala.


  Kinerja dipantau secara berkala   
5 Terdapat perbaikan/penyempurnaan Dokumen Perencanaan Kinerja yang ditetapkan dari hasil analisis perbaikan kinerja sebelumnya.


  Perbaikan Dokumen Rencana Kinerja   
6 Terdapat perbaikan/penyempurnaan Dokumen Perencanaan Kinerja dalam mewujudkan kondisi/hasil yang lebih baik.


  Perbaikan rencana kinerja   
7 Setiap unit/satuan kerja memahami dan peduli, serta berkomitmen dalam mencapai kinerja yang telah direncanakan.


  Satuan kerja berkomitmen melaksanakan rencana   
8 Setiap Pegawai memahami dan peduli, serta berkomitmen dalam mencapai kinerja yang telah direncanakan.


  Pegawai berkomitmen melaksanakan kinerja yang direncanakan   
6 PENGUKURAN KINERJA 30 0
a Pengukuran Kinerja telah dilakukan 6 5.4 0 0
Kriteria
1 Terdapat pedoman teknis pengukuran kinerja dan pengumpulan data kinerja.


  Pedoman pengumpulan data kinerja   
2 Terdapat Definisi Operasional yang jelas atas kinerja dan cara mengukur indikator kinerja.


  Definsi operasional yang jelas   
3 Terdapat mekanisme yang jelas terhadap pengumpulan data kinerja yang dapat diandalkan.


  Mekanisme Pengumpulan Data kinerja   
b Pengukuran Kinerja telah menjadi kebutuhan dalam mewujudkan Kinerja secara Efektif dan Efisien dan telah dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan 9 7.2 0 0
Kriteria
1 Pimpinan selalu teribat sebagai pengambil keputusan (Decision Maker) dalam mengukur capaian kinerja.


  Pimpinan Terlibat dalam mengukur Capaian Kinerja   
2 Data kinerja yang dikumpulkan telah relevan untuk mengukur capaian kinerja yang diharapkan.


  Data kinerja yang dikumpulkan relevan   
3 Data kinerja yang dikumpulkan telah mendukung capaian kinerja yang diharapkan.


   data kinerja mendukung capaian kinerja   
4 Pengukuran kinerja telah dilakukan secara berkala.


  Pengukuran kinerja dilakukan secara berkala   
5 Setiap level organisasi melakukan pemantauan atas pengukuran capaian kinerja unit dibawahnya secara berjenjang.


  Pemantauan Kinerja berjenjang   
6 Pengumpulan data kinerja telah memanfaatkan Teknologi Informasi (Aplikasi).


  Pengumpulan data menggunakan aplikasi   
7 Pengukuran capaian kinerja telah memanfaatkan Teknologi Informasi (Aplikasi).


  Pengukuran kinerja menggunakan aplikasi   
c Pengukuran Kinerja telah dijadikan dasar dalam pemberian Reward dan Punishment, serta penyesuaian strategi dalam mencapai kinerja yang efektif dan efisien 15 12 0 0
Kriteria
1 Pengukuran Kinerja telah menjadi dasar dalam penyesuaian (pemberian/pengurangan) tunjangan kinerja/penghasilan.


  Pengukuran kinerja menjadi dasar tunjangan kinerja   
2 Pengukuran Kinerja telah menjadi dasar dalam penempatan/penghapusan Jabatan baik struktural maupun fungsional.


  Pengukuran Kinerja menjadi dasar penentuan jabatan   
3 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian (Refocusing) Organisasi.


  Pengukuran kinerja mempengaruhi penyesuaian organisasi   
4 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Strategi dalam mencapai kinerja.


  pengukuran kinerja mempengaruhi penyesuaian strategi organisasi   
5 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Kebijakan dalam mencapai kinerja.


  Pengukuran kinerja mempengaruhi penyesuaian kebijakan organisasi   
6 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Aktivitas dalam mencapai kinerja.


  pengukuran kinerja mempengaruhi aktivitas mencapai kinerja   
7 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Anggaran dalam mencapai kinerja.


  pengukuran kinerja mempengaruhi anggaran dalam mencapai kinerja   
8 Terdapat efisiensi atas penggunaan anggaran dalam mencapai kinerja.


  Efisiensi penggunaan anggaran dalam mencapai kinerja   
9 Setiap unit/satuan kerja memahami dan peduli atas hasil pengukuran kinerja.


  Setiap unit kerna peduli atas hasil pengukuran kinerja   
10 Setiap pegawai memahami dan peduli atas hasil pengukuran kinerja.


  Setiap pegawai peduli atas hasil pengukuran kinerja   
7 PELAPORAN KINERJA 15 0
a Terdapat Dokumen Laporan yang menggambarkan Kinerja 3 2.7 0 0
Kriteria
1 Dokumen Laporan Kinerja telah disusun.


  Laporan Kinerja telah disusun   
2 Dokumen Laporan Kinerja telah disusun secara berkala.


  Laporan kinerja telah disusun secara berkala   
3 Dokumen Laporan Kinerja telah diformalkan.


  Laporan kinerja telah diformalkan   
4 Dokumen Laporan Kinerja telah direview.


  laporan telah direviu   
5 Dokumen Laporan Kinerja telah dipublikasikan.


  Laporan kinerja telah dipublikasikan   
6 Dokumen Laporan Kinerja telah disampaikan tepat waktu.


  LAporan kinerja telah disampaikan tepat waktu   
b Dokumen Laporan Kinerja telah memenuhi Standar menggambarkan Kualitas atas Pencapaian Kinerja, informasi keberhasilan/kegagalan kinerja serta upaya perbaikan/penyempurnaannya 4.5 3.6 0 0
Kriteria
1 Dokumen Laporan Kinerja disusun secara berkualitas sesuai dengan standar.


  Laporan kinerja disusun sesuai standar   
2 Dokumen Laporan Kinerja telah mengungkap seluruh informasi tentang pencapaian kinerja.


  Laporan kinerja mengungkap seluruh informasi pencapaian kinerja   
3 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan target tahunan.


  Laporan kinerja menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan target tahunan   
4 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan target jangka menengah.


  Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan target jangka menengah.   
5 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan realisasi kinerja tahun-tahun sebelumnya.


  perbandingan realisasi kinerja dengan realisasi kinerja tahun-tahun sebelumnya   
6 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan realiasi kinerja di level nasional/internasional (Benchmark Kinerja).


  perbandingan realisasi kinerja dengan realiasi kinerja di level nasional/internasional (Benchmark Kinerja)   
7 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan kualitas atas capaian kinerja beserta upaya nyata dan/atau hambatannya.


  kualitas atas capaian kinerja beserta upaya nyata dan/atau hambatannya   
8 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan efisiensi atas penggunaan sumber daya dalam mencapai kinerja.


  efisiensi atas penggunaan sumber daya dalam mencapai kinerja   
9 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan upaya perbaikan dan penyempurnaan kinerja ke depan (Rekomendasi perbaikan kinerja).


  upaya perbaikan dan penyempurnaan kinerja ke depan (Rekomendasi perbaikan kinerja)   
c Pelaporan Kinerja telah memberikan dampak yang besar dalam penyesuaian strategi/kebijakan dalam mencapai kinerja berikutnya 7.5 6 0 0
Kriteria
1 Informasi dalam laporan kinerja selalu menjadi perhatian utama pimpinan (Bertanggung Jawab).


   Informasi dalam laporan kinerja selalu menjadi perhatian utama pimpinan   
2 Penyajian informasi dalam laporan kinerja menjadi kepedulian seluruh pegawai.


  Penyajian informasi dalam laporan kinerja menjadi kepedulian seluruh pegawai   
3 Informasi dalam laporan kinerja berkala telah digunakan dalam penyesuaian aktivitas untuk mencapai kinerja.


  Informasi dalam laporan kinerja berkala telah digunakan dalam penyesuaian aktivitas untuk mencapai kinerja   
4 Informasi dalam laporan kinerja berkala telah digunakan dalam penyesuaian penggunaan anggaran untuk mencapai kinerja.


  Informasi dalam laporan kinerja berkala telah digunakan dalam penyesuaian penggunaan anggaran untuk mencapai kinerja   
5 Informasi dalam laporan kinerja telah digunakan dalam evaluasi pencapaian keberhasilan kinerja.


  Informasi dalam laporan kinerja telah digunakan dalam evaluasi pencapaian keberhasilan kinerja   
6 Informasi dalam laporan kinerja telah digunakan dalam penyesuaian perencanaan kinerja yang akan dihadapi berikutnya.


  Informasi dalam laporan kinerja telah digunakan dalam penyesuaian perencanaan kinerja yang akan dihadapi berikutnya.   
7 Informasi dalam laporan kinerja selalu mempengaruhi perubahan budaya kinerja organisasi.


   Informasi dalam laporan kinerja selalu mempengaruhi perubahan budaya kinerja organisasi.   
8 EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INTERNAL 25 0
a Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan 5 4.5 0 0
Kriteria
1 Terdapat pedoman teknis Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal.


  Terdapat pedoman teknis Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal   
2 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan pada seluruh unit kerja/perangkat daerah.


   Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan pada seluruh unit kerja/perangkat daerah   
3 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan secara berjenjang.


  Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan secara berjenjang   
b Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan secara berkualitas dengan Sumber Daya yang memadai 7.5 6 0 0
Kriteria
1 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan sesuai standar.


  Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan sesuai standar   
2 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan oleh SDM yang memadai.


   Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan oleh SDM yang memadai   
3 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan dengan pendalaman yang memadai.


  Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan dengan pendalaman yang memadai   
4 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan pada seluruh unit kerja/perangkat daerah.


  Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan pada seluruh unit kerja/perangkat daerah   
5 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan menggunakan Teknologi Informasi (Aplikasi).


   Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan menggunakan Teknologi Informasi (Aplikasi)   
c Implementasi SAKIP telah meningkat karena evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal sehingga memberikan kesan yang nyata (dampak) dalam efektifitas dan efisiensi Kinerja 12.5 10 0 0
Kriteria
1 Seluruh rekomendasi atas hasil evaluasi akuntablitas kinerja internal telah ditindaklanjuti.


  Seluruh rekomendasi atas hasil evaluasi akuntablitas kinerja internal telah ditindaklanjuti   
2 Telah terjadi peningkatan implementasi SAKIP dengan melaksanakan tindak lanjut atas rerkomendasi hasil evaluasi akuntablitas Kinerja internal.


  Telah terjadi peningkatan implementasi SAKIP dengan melaksanakan tindak lanjut atas rekomendasi hasil evaluasi akuntablitas Kinerja internal   
3 Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dimanfaatkan untuk perbaikan dan peningkatan akuntabilitas kinerja.


  Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dimanfaatkan untuk perbaikan dan peningkatan akuntabilitas kinerja.   
4 Hasil dari Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dimanfaatkan dalam mendukung efektifitas dan efisiensi kinerja.


  Hasil dari Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dimanfaatkan dalam mendukung efektifitas dan efisiensi kinerja.   
5 Telah terjadi perbaikan dan peningkatan kinerja dengan memanfaatkan hasil evaluasi akuntablitas kinerja internal.


  Telah terjadi perbaikan dan peningkatan kinerja dengan memanfaatkan hasil evaluasi akuntablitas kinerja internal.   
9 PERENCANAAN KINERJA 30 0
a Dokumen Perencanaan kinerja telah tersedia 6 5.4 0 0
Kriteria
1 Terdapat pedoman teknis perencanaan kinerja.


  Peraturan dan Pedoman   
2 Terdapat dokumen perencanaan kinerja jangka panjang.


  Perencanaan Kinerja Jangka Panjang   
3 Terdapat dokumen perencanaan kinerja jangka menengah.


  Perencanaan Kinerja Jangka Menengah   
4 Terdapat dokumen perencanaan kinerja jangka pendek.


  Perencanaan Kinerja Jangka Pendek   
5 Terdapat dokumen perencanaan aktivitas yang mendukung kinerja.


  Perencanaan Aktivitas yang mendukung Kinerja   
6 Terdapat dokumen perencanaan anggaran yang mendukung kinerja.


  Perencanaan Angaran yang mendukung Kinerja   
b Dokumen Perencanaan kinerja telah memenuhi standar yang baik, yaitu untuk mencapai hasil, dengan ukuran kinerja yang SMART, menggunakan penyelarasan (cascading) disetiap level secara logis, serta memperhatikan kinerja bidang lain (crosscutting) 9 7.2 0 0
Kriteria
1 Dokumen Perencanaan Kinerja telah diformalkan.


  Perencanaan Kinerja yang diformalkan   
2 Dokumen Perencanaan Kinerja telah dipublikasikan tepat waktu.


  Perencanaan Kinerja dipublikasikan tepat waktu   
3 Dokumen Perencanaan Kinerja telah menggambarkan Kebutuhan atas Kinerja sebenarnya yang perlu dicapai.


  Perencanaan Kinerja menggambarkan Kebutuhan yang ingin dicapai   
4 Kualitas Rumusan Hasil (Tujuan/Sasaran) telah jelas menggambarkan kondisi kinerja yang akan dicapai.


  Rumusan Hasil   
5 Ukuran Keberhasilan (Indikator Kinerja) telah memenuhi kriteria SMART.


  Ukuran Keberhasilan   
6 Indikator Kinerja Utama (IKU) telah menggambarkan kondisi Kinerja Utama yang harus dicapai, tertuang secara berkelanjutan (sustainable - tidak sering diganti dalam 1 periode Perencanaan Strategis).


  IKU   
7 Target yang ditetapkan dalam Perencanaan Kinerja dapat dicapai (achievable), menantang, dan realistis.


  Target Dapat dicapai   
8 Setiap Dokumen Perencanaan Kinerja menggambarkan hubungan yang berkesinambungan, serta selaras antara Kondisi/Hasil yang akan dicapai di setiap level jabatan (Cascading).


  Cascading   
9 Perencanaan kinerja dapat memberikan informasi tentang hubungan kinerja, strategi, kebijakan, bahkan aktivitas antar bidang/dengan tugas dan fungsi lain yang berkaitan (Crosscutting).


  Crosscutting   
10 Setiap unit/satuan kerja merumuskan dan menetapkan Perencanaan Kinerja.


  Perumusan Perencanaan Kinerja   
11 Setiap pegawai merumuskan dan menetapkan Perencanaan Kinerja.


  Perencanaan Kinerja pegawai   
c Perencanaan Kinerja telah dimanfaatkan untuk mewujudkan hasil yang berkesinambungan 15 12 0 0
Kriteria
1 Anggaran yang ditetapkan telah mengacu pada Kinerja yang ingin dicapai.


  RKAKL   
2 Aktivitas yang dilaksanakan telah mendukung Kinerja yang ingin dicapai.


  SOP Perbagian   
3 Target yang ditetapkan dalam Perencanaan Kinerja telah dicapai dengan baik, atau setidaknya masih on the right track.


  Realisasi Anggaran   
4 Rencana aksi kinerja dapat berjalan dinamis karena capaian kinerja selalu dipantau secara berkala.


  Kinerja dipantau secara berkala   
5 Terdapat perbaikan/penyempurnaan Dokumen Perencanaan Kinerja yang ditetapkan dari hasil analisis perbaikan kinerja sebelumnya.


  Perbaikan Dokumen Rencana Kinerja   
6 Terdapat perbaikan/penyempurnaan Dokumen Perencanaan Kinerja dalam mewujudkan kondisi/hasil yang lebih baik.


  Perbaikan rencana kinerja   
7 Setiap unit/satuan kerja memahami dan peduli, serta berkomitmen dalam mencapai kinerja yang telah direncanakan.


  Satuan kerja berkomitmen melaksanakan rencana   
8 Setiap Pegawai memahami dan peduli, serta berkomitmen dalam mencapai kinerja yang telah direncanakan.


  Pegawai berkomitmen melaksanakan kinerja yang direncanakan   
10 PENGUKURAN KINERJA 30 0
a Pengukuran Kinerja telah dilakukan 6 5.4 0 0
Kriteria
1 Terdapat pedoman teknis pengukuran kinerja dan pengumpulan data kinerja.


  Pedoman pengumpulan data kinerja   
2 Terdapat Definisi Operasional yang jelas atas kinerja dan cara mengukur indikator kinerja.


  Definsi operasional yang jelas   
3 Terdapat mekanisme yang jelas terhadap pengumpulan data kinerja yang dapat diandalkan.


  Mekanisme Pengumpulan Data kinerja   
b Pengukuran Kinerja telah menjadi kebutuhan dalam mewujudkan Kinerja secara Efektif dan Efisien dan telah dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan 9 7.2 0 0
Kriteria
1 Pimpinan selalu teribat sebagai pengambil keputusan (Decision Maker) dalam mengukur capaian kinerja.


  Pimpinan Terlibat dalam mengukur Capaian Kinerja   
2 Data kinerja yang dikumpulkan telah relevan untuk mengukur capaian kinerja yang diharapkan.


  Data kinerja yang dikumpulkan relevan   
3 Data kinerja yang dikumpulkan telah mendukung capaian kinerja yang diharapkan.


   data kinerja mendukung capaian kinerja   
4 Pengukuran kinerja telah dilakukan secara berkala.


  Pengukuran kinerja dilakukan secara berkala   
5 Setiap level organisasi melakukan pemantauan atas pengukuran capaian kinerja unit dibawahnya secara berjenjang.


  Pemantauan Kinerja berjenjang   
6 Pengumpulan data kinerja telah memanfaatkan Teknologi Informasi (Aplikasi).


  Pengumpulan data menggunakan aplikasi   
7 Pengukuran capaian kinerja telah memanfaatkan Teknologi Informasi (Aplikasi).


  Pengukuran kinerja menggunakan aplikasi   
c Pengukuran Kinerja telah dijadikan dasar dalam pemberian Reward dan Punishment, serta penyesuaian strategi dalam mencapai kinerja yang efektif dan efisien 15 12 0 0
Kriteria
1 Pengukuran Kinerja telah menjadi dasar dalam penyesuaian (pemberian/pengurangan) tunjangan kinerja/penghasilan.


  Pengukuran kinerja menjadi dasar tunjangan kinerja   
2 Pengukuran Kinerja telah menjadi dasar dalam penempatan/penghapusan Jabatan baik struktural maupun fungsional.


  Pengukuran Kinerja menjadi dasar penentuan jabatan   
3 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian (Refocusing) Organisasi.


  Pengukuran kinerja mempengaruhi penyesuaian organisasi   
4 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Strategi dalam mencapai kinerja.


  pengukuran kinerja mempengaruhi penyesuaian strategi organisasi   
5 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Kebijakan dalam mencapai kinerja.


  Pengukuran kinerja mempengaruhi penyesuaian kebijakan organisasi   
6 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Aktivitas dalam mencapai kinerja.


  pengukuran kinerja mempengaruhi aktivitas mencapai kinerja   
7 Pengukuran kinerja telah mempengaruhi penyesuaian Anggaran dalam mencapai kinerja.


  pengukuran kinerja mempengaruhi anggaran dalam mencapai kinerja   
8 Terdapat efisiensi atas penggunaan anggaran dalam mencapai kinerja.


  Efisiensi penggunaan anggaran dalam mencapai kinerja   
9 Setiap unit/satuan kerja memahami dan peduli atas hasil pengukuran kinerja.


  Setiap unit kerna peduli atas hasil pengukuran kinerja   
10 Setiap pegawai memahami dan peduli atas hasil pengukuran kinerja.


  Setiap pegawai peduli atas hasil pengukuran kinerja   
11 PELAPORAN KINERJA 15 0
a Terdapat Dokumen Laporan yang menggambarkan Kinerja 3 2.7 0 0
Kriteria
1 Dokumen Laporan Kinerja telah disusun.


  Laporan Kinerja telah disusun   
2 Dokumen Laporan Kinerja telah disusun secara berkala.


  Laporan kinerja telah disusun secara berkala   
3 Dokumen Laporan Kinerja telah diformalkan.


  Laporan kinerja telah diformalkan   
4 Dokumen Laporan Kinerja telah direview.


  laporan telah direviu   
5 Dokumen Laporan Kinerja telah dipublikasikan.


  Laporan kinerja telah dipublikasikan   
6 Dokumen Laporan Kinerja telah disampaikan tepat waktu.


  LAporan kinerja telah disampaikan tepat waktu   
b Dokumen Laporan Kinerja telah memenuhi Standar menggambarkan Kualitas atas Pencapaian Kinerja, informasi keberhasilan/kegagalan kinerja serta upaya perbaikan/penyempurnaannya 4.5 3.6 0 0
Kriteria
1 Dokumen Laporan Kinerja disusun secara berkualitas sesuai dengan standar.


  Laporan kinerja disusun sesuai standar   
2 Dokumen Laporan Kinerja telah mengungkap seluruh informasi tentang pencapaian kinerja.


  Laporan kinerja mengungkap seluruh informasi pencapaian kinerja   
3 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan target tahunan.


  Laporan kinerja menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan target tahunan   
4 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan target jangka menengah.


  Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan target jangka menengah.   
5 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan realisasi kinerja tahun-tahun sebelumnya.


  perbandingan realisasi kinerja dengan realisasi kinerja tahun-tahun sebelumnya   
6 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan perbandingan realisasi kinerja dengan realiasi kinerja di level nasional/internasional (Benchmark Kinerja).


  perbandingan realisasi kinerja dengan realiasi kinerja di level nasional/internasional (Benchmark Kinerja)   
7 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan kualitas atas capaian kinerja beserta upaya nyata dan/atau hambatannya.


  kualitas atas capaian kinerja beserta upaya nyata dan/atau hambatannya   
8 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan efisiensi atas penggunaan sumber daya dalam mencapai kinerja.


  efisiensi atas penggunaan sumber daya dalam mencapai kinerja   
9 Dokumen Laporan Kinerja telah menginfokan upaya perbaikan dan penyempurnaan kinerja ke depan (Rekomendasi perbaikan kinerja).


  upaya perbaikan dan penyempurnaan kinerja ke depan (Rekomendasi perbaikan kinerja)   
c Pelaporan Kinerja telah memberikan dampak yang besar dalam penyesuaian strategi/kebijakan dalam mencapai kinerja berikutnya 7.5 6 0 0
Kriteria
1 Informasi dalam laporan kinerja selalu menjadi perhatian utama pimpinan (Bertanggung Jawab).


   Informasi dalam laporan kinerja selalu menjadi perhatian utama pimpinan   
2 Penyajian informasi dalam laporan kinerja menjadi kepedulian seluruh pegawai.


  Penyajian informasi dalam laporan kinerja menjadi kepedulian seluruh pegawai   
3 Informasi dalam laporan kinerja berkala telah digunakan dalam penyesuaian aktivitas untuk mencapai kinerja.


  Informasi dalam laporan kinerja berkala telah digunakan dalam penyesuaian aktivitas untuk mencapai kinerja   
4 Informasi dalam laporan kinerja berkala telah digunakan dalam penyesuaian penggunaan anggaran untuk mencapai kinerja.


  Informasi dalam laporan kinerja berkala telah digunakan dalam penyesuaian penggunaan anggaran untuk mencapai kinerja   
5 Informasi dalam laporan kinerja telah digunakan dalam evaluasi pencapaian keberhasilan kinerja.


  Informasi dalam laporan kinerja telah digunakan dalam evaluasi pencapaian keberhasilan kinerja   
6 Informasi dalam laporan kinerja telah digunakan dalam penyesuaian perencanaan kinerja yang akan dihadapi berikutnya.


  Informasi dalam laporan kinerja telah digunakan dalam penyesuaian perencanaan kinerja yang akan dihadapi berikutnya.   
7 Informasi dalam laporan kinerja selalu mempengaruhi perubahan budaya kinerja organisasi.


   Informasi dalam laporan kinerja selalu mempengaruhi perubahan budaya kinerja organisasi.   
12 EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INTERNAL 25 0
a Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan 5 4.5 0 0
Kriteria
1 Terdapat pedoman teknis Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal.


  Terdapat pedoman teknis Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal   
2 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan pada seluruh unit kerja/perangkat daerah.


   Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan pada seluruh unit kerja/perangkat daerah   
3 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan secara berjenjang.


  Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan secara berjenjang   
b Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan secara berkualitas dengan Sumber Daya yang memadai 7.5 6 0 0
Kriteria
1 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan sesuai standar.


  Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan sesuai standar   
2 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan oleh SDM yang memadai.


   Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan oleh SDM yang memadai   
3 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan dengan pendalaman yang memadai.


  Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan dengan pendalaman yang memadai   
4 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan pada seluruh unit kerja/perangkat daerah.


  Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan pada seluruh unit kerja/perangkat daerah   
5 Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan menggunakan Teknologi Informasi (Aplikasi).


   Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dilaksanakan menggunakan Teknologi Informasi (Aplikasi)   
c Implementasi SAKIP telah meningkat karena evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal sehingga memberikan kesan yang nyata (dampak) dalam efektifitas dan efisiensi Kinerja 12.5 10 0 0
Kriteria
1 Seluruh rekomendasi atas hasil evaluasi akuntablitas kinerja internal telah ditindaklanjuti.


  Seluruh rekomendasi atas hasil evaluasi akuntablitas kinerja internal telah ditindaklanjuti   
2 Telah terjadi peningkatan implementasi SAKIP dengan melaksanakan tindak lanjut atas rerkomendasi hasil evaluasi akuntablitas Kinerja internal.


  Telah terjadi peningkatan implementasi SAKIP dengan melaksanakan tindak lanjut atas rekomendasi hasil evaluasi akuntablitas Kinerja internal   
3 Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dimanfaatkan untuk perbaikan dan peningkatan akuntabilitas kinerja.


  Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dimanfaatkan untuk perbaikan dan peningkatan akuntabilitas kinerja.   
4 Hasil dari Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dimanfaatkan dalam mendukung efektifitas dan efisiensi kinerja.


  Hasil dari Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal telah dimanfaatkan dalam mendukung efektifitas dan efisiensi kinerja.   
5 Telah terjadi perbaikan dan peningkatan kinerja dengan memanfaatkan hasil evaluasi akuntablitas kinerja internal.


  Telah terjadi perbaikan dan peningkatan kinerja dengan memanfaatkan hasil evaluasi akuntablitas kinerja internal.   
Total 82
Nilai

A